Day: December 5, 2025

Kalau kamu pencinta kuliner Asia, pasti sudah tidak asing lagi dengan menu seperti shabu-shabu, mukata, atau hot pot. Sekilas, ketiganya terlihat mirip—sama-sama menyajikan bahan makanan yang direbus di dalam panci panas di tengah meja.
Namun, sebenarnya masing-masing punya asal-usul, gaya penyajian, dan cita rasa khas yang berbeda, lho! Yuk, kita bahas satu per satu supaya kamu tahu mana yang paling cocok buat seleramu.

 

🇯🇵 Shabu-shabu: Kelezatan Jepang yang Ringan dan Elegan

Shabu-shabu berasal dari Jepang, dengan gaya makan yang menonjolkan kesegaran bahan dan cita rasa lembut.
Biasanya, irisan tipis daging sapi, sayuran segar, tahu, dan jamur direbus sebentar dalam kaldu kombu (kaldu rumput laut).
Ciri khasnya adalah cara memasak cepat — daging hanya “dicelupkan” beberapa detik hingga berubah warna, lalu langsung dinikmati dengan saus ponzu atau goma (saus wijen).

👉 Rasa utama shabu-shabu lebih ringan dan alami, cocok untuk kamu yang suka citarasa sehat tanpa terlalu banyak bumbu kuat.

Kalau kamu ingin coba versi rumahan, kamu bisa pakai Sau Tao Rice Vermicelli (92100)/ Sau Tao Shanghai Noodle sebagai pengganti mie Jepang. Teksturnya lembut dan mudah menyerap kuah, cocok untuk menutup sesi makan dengan semangkuk mie hangat. Bumbunya bisa pakai Yummyto Jigoku Ramen Soup/Yummyto Sukiyaki Sauce/ Yummyto Udon Soup

 

🇹🇭 Mukata: BBQ + Hot Pot ala Thailand

Dari Negeri Gajah Putih, ada Mukata (atau Mookata) — hidangan seru yang menggabungkan dua gaya makan sekaligus: grill dan rebus.
Di tengah meja terdapat alat masak berbentuk kubah: bagian atas untuk memanggang daging, bagian bawah berisi kaldu untuk merebus sayuran, mie, dan seafood

Ciri khas mukata ada pada bumbu marinasi dagingnya dan saus celup Thailand yang gurih, pedas, dan sedikit manis.
Biasanya saus mukata dibuat dari campuran chili paste, bawang putih, gula, dan jeruk nipis, menghasilkan rasa pedas-segar yang menggugah selera.

👉 Kalau kamu suka makan sambil bakar-bakar dan rebus-rebus, mukata adalah pilihan yang paling seru!

Kamu bisa membuat versi simpel di rumah dengan Bumbu Mae Pranom Instan Tom Yum Paste, Mae Pranom Sukiyaki Sauce Cantonese

 

🇨🇳 Hot Pot: Pesta Rasa dari Tiongkok

Hot pot, atau dikenal juga sebagai steamboat, adalah tradisi kuliner Tiongkok yang sudah terkenal di seluruh dunia.
Setiap daerah punya gaya hot pot berbeda—misalnya Sichuan hot pot yang terkenal super pedas dengan minyak cabai, atau Cantonese hot pot yang lebih ringan dengan kaldu ayam.

Hot pot biasanya disajikan dengan dua jenis kuah dalam satu panci: kaldu pedas dan kaldu ringan, agar semua orang bisa memilih sesuai selera.
Bahan-bahannya juga lebih beragam—mulai dari daging sapi, seafood, bakso ikan, hingga tahu sutra dan jamur.

👉 Kelezatan hot pot terletak pada kuahnya yang kaya bumbu dan saus celup yang bisa kamu racik sendiri dari campuran bawang putih, cabai, saus wijen, dan minyak chili.

Untuk versi rumahan, kamu bisa pakai ZhouJunJi Soup Base For Tomato Hot-pot 150gr/ ZhouJunJi Soup Base For Pickled Cabbage Hot-pot 200gr dan tambahkan Yuu Sho Ku Kulit Tahu Goreng Garing 180 Gr/ Yuu Sho Ku Kulit Tahu Goreng Gulung 180 Gr untuk celap-celup sebagai tambahan.

 

🇰🇷 Jeongol — Rebusan Korea yang Hangat, Gurih, dan Berbumbu

 

Jeongol (전골) adalah hidangan rebusan khas Korea yang disajikan langsung di meja makan dan dimasak perlahan sambil disantap bersama. Berbeda dengan sup biasa, Jeongol disusun dengan tampilan cantik dan rapi — potongan daging, jamur, tofu, seafood, dan sayuran ditata melingkar sebelum disiram kuah berbumbu gurih.

Ciri khas Jeongol ada pada kuah kaldu sapi yang kaya rasa, berpadu dengan bumbu gochujang (pasta cabai Korea) yang memberikan rasa pedas ringan dan aroma menggoda. Saat mendidih, semua bahan menyatu menghasilkan cita rasa umami yang dalam dan hangat di setiap suapan.

Hidangan ini sering dinikmati saat cuaca dingin atau untuk makan bersama keluarga, karena proses memasaknya di meja membuat suasana makan terasa hangat dan akrab.

Untuk versi praktis di rumah, kamu bisa menggunakan:
🥢 TTS Sweet potato Vermicelli   untuk tekstur lembut yang menyerap kuah dengan sempurna,
🌶️PRB Chili Oil untuk tambahan pedas gurih

Jadi apa bedanya?

Aspek Shabu-shabu (Jepang) Mukata (Thailand) Hot Pot (Tiongkok) Jeongol (Korea Selatan)
Cara Masak Direbus sebentar Panggang + rebus Direbus dalam kaldu Hidangan seperti Hot Pot
Cita Rasa Ringan dan segar Pedas, Asam, gurih Kaya bumbu dan minyak cabai Gurih, pedas ringan
Kuah Kaldu kombu Kaldu ringan Kaldu pedas / kaldu ayam kaldu daging sapi
Saus Ponzu, goma Saus pedas Thailand Saus racikan bawang, wijen, chili oil bumbu gochujang
Suasana Makan Elegan dan santai  Seru dan interaktif Ramai dan berbagi rasa

 

 

rasa kuat, dan kehangatan yang cocok untuk disantap bersama keluarga.

 

Kalau kamu ingin mencoba di rumah, kamu bisa mulai dari kuah dasar dan bumbu khas Asia yang praktis.
Gunakan bahan-bahan berkualitas seperti kaldu dasar, chili oil, dan saus khas Asia dari TTS Mitra Abadi untuk memperkaya rasa hidanganmu.

 

✨ Kesimpulan

Meski sekilas mirip, Shabu-shabu, Mukata, Hot Pot dan Jeongol punya keunikan tersendiri:

  • Shabu-shabu menonjolkan rasa segar dan sederhana,
  • Mukata seru dengan sensasi grill dan rebus,
  • Hot Pot kaya rempah dengan rasa pedas menggigit.
  • Jeongol kuah kaldu sapi yang kaya rasa, berpadu dengan bumbu gochujang (pasta cabai Korea) yang memberikan rasa pedas ringan dan aroma menggoda.

Semua sama-sama lezat—tinggal pilih mana yang sesuai dengan suasana dan selera kamu!

 

Untuk mendukung tren tersebut, berbagai bahan pilihan mulai dari produk makanan instan, teh herbal, hingga bahan masakan tersedia di PT TTS Mitra Abadi. Kami menyediakan berbagai bahan baku berkualitas yang siap menunjang kebutuhan industri kuliner masa kini.

Untuk mendapatkan informasi harga, jenis barang, dan tawaran menarik lainnya, kamu dapat cek di ttsmitraabadi.com atau langsung menghubungi (021) 626-6990 atau WhatsApp 085780282169.